Pagi itu udara masih segar, kantor SAMSAT terlihat masih fresh di
depan. Tapi untuk registrasi 5 tahunan saya harus ikuti jalan bertanda
cek fisik. Dan tanda panah itu terus kuikuti hingga bertemu dengan
kerumunan sepeda motor dan 3 buah mobil. Ah berarti ini pertanda baik,
hari masih pagi dan tidak begitu ngantri. Namun dugaanku ternyata
meleset. Kerumunan sepeda motor ini adalah menuju lorong antrian yang
terbagi menjadi dua lajur, dan didepanku terlihat lebih dari 50 buah
kendaraan bermotor sedang mengantri layaknya beli bensin di jalan
Bandung.
Dan naudzubillah antrian ini sangat lama. Hingga
kurasakan benar2 disana udara dingin sampai dengan puanasss.. ada di
kantor SAMSAT ini. Petugas yang menggesek nomor rangka mesin ternyata
hanya dua yang membuat antrean ini semakin lama dan panjang. Tak sedikit
orang2 yang manyun dan menggerutu karena lambannya laju antrean ini.
Maklumlah semua tipe kendaraan bermotor berada dalam lajur antrean dan
semua tipe ini memiliki fisik nomor rangka mesin yang berbeda2
lokasinya. Kendaraan seperti honda memiliki barcode nomor rangka mesin
di stang maka harus membuka tebeng atau tameng motor. Nomor rangka untuk
motor satria juga begitu. Ada bapak2 yang mengendarai motor2 orange
yaitu motor kantor pos harus pula membuka dengan hati2 rangka mesin
bagian bawah. Hampir semua pengendara motor membawa kunci obeng blimbing
maupun obeng pisau. Gunanya untuk membuka tebeng atau tameng dekat
stang.
Mungkin karena para petugas gesek dan asisten2nya, juga
petugas gesek fisik untuk kendaraan beroda empat adalah mantan2 polisi,
mereka terlihat suka berteriak keras dan memaki2. Meskipun prosedur
sudah kita lalui dengan baik, juga dilengkapi dengan standar ISO, mereka
masih terlihat begitu. Tapi tidak dengan pemilik mobil fortuner dan
pajero yang baru saja melintas di dekatku. Mereka dengan suka hati
menngarahkan mobil tersebut dan bahkan bawain mobil itu sampai tepat di
lokasi gesek fisik. Huhftt..puancet ae. Somprett!
Tiba dekat motor
mioku tidak terlalu rumit karena nomor rangka mesin terletak di dekat
lubang pengisi bensin. Jadi kutinggal buka jok dan langsung gesek. Untuk
nomor rangka mesin di bagian bawah digunakan stiker berbeda yang akan
ditempelkan pada kolom yang berbeda pula. Rupanya banyak debu menempel
bahkan bukan debu lagi tapi tanah menempel di nomor rangka mesin. Bapak
petugas gesek fisik itu meminta lap atau kain untuk membersihkan tanah
yang menempel disana. Dan karena saya hanya punya tisu maka tisu itu
pula yang kuberikan.
Tapi tidak semudah itu ternyata registrasi
lima tahunan. Dibawah ini adalah tips dan trik apabila anda akan
melakukan registrasi kendaraan bermotor lima tahunan untuk yang roda dua
maupun yang roda empat.
1. Datanglah lebih pagi yaitu di jam 7.30
di kantor SAMSAT dan langsung menuju ke belakang, tidak diparkir di
depan terlebih dahulu. Parkir anda akan ditentukan oleh petugas gesek
fisik kapan dan dimana.
2. Akan lebih baik anda datang berdua
dengan teman atau kerabat untuk menemani anda ikut membantu mengantri.
Hal ini disebabkan karena untuk mendapatkan format gesek fisik, antrinya
di tempat yang sama dengan tempat pengambilan form gesek fisik. Maka
anda bisa saling membantu, yang satu jagain motornya keburu disrobot
orang karena panjangnya antrean. Dan anda antri di loket format gesek
fisik. Disana anda dikenai biaya Rp. 20.000 untuk semua jenis kendaraan
bermotor dengan menunjukkan bukti BPKB, KTP dan STNK asli. Jangan lupa
bawa lap untuk membersihkan barcode rangka mesin yang kadang kotor
tertutup lumpur. Dan yang jelas petugas tidak mau tangannya kotor
terkena lumpur tersebut.
3. Fotokopi yang dibutuhkan dalam hal ini
adalah 4 exemplar yaitu foto kopi KTP, STNK dan BPKB. Apabila BPKB anda
masih di leasing, maka anda bisa datang untuk meminjam dan pihak
leasing akan dengan senang hati memberika foto kopinya. Meskipun bayar
agak mahal dari foto kopi biasa. Tips nya apabila anda hendak memfoto
kopi sebaiknya anda foto kopi di kantor SAMSAT sana karena mereka lebih
tahu berapa yang harus difoto kopi dan halaman2 mana yang akan difoto
kopi. Kalau anda pengen foto kopi sendiri di luar tanyakan dulu, karena
kadang2 petugas foto kopi di tempat anda tidak tau yang mana yang akan
diperlukan. Tempat foto kopinya dekat dengan lokasi cek fisik. Disitu
pula dijual map berlogo SAMSAT. Sebaiknya anda membeli map di kantor
SAMSAT juga. Mungkin anda punya cadangan banyak map di kantor, tapi
jangan salah hanya map keluaran SAMSAT yang diakui meskipun harganya
2000 perak.
4. Loket tersebut dibagi dua, timur dan barat. Anda
jangan terkecoh dengan lokat satunya yang sama2 juga mengantri karena
loket ini adalah bagi motor yang sudah dicek fisik dan menyerahkan bukti
cek fisik di loket sebelah barat. Kemudian tidak ada informasi tertulis
di depan loket ini hanya ada kata buka dan tutup, sehingga banyak
orang2 yang salah antrean, ngantri di loket untuk motor yang sudah dicek
fisik. Udah antrinya panjang dan lama, salah lagi!
5. Loket di
bagian depan, hampir berdekatan dengan parkiran adalah untuk melakukan
transaksi pembayaran Rp. 80.000. Loket ini masih di luar gedung utama
SAMSAT. Maka biaya sementara semuanya adalah Rp.100.000. Pegang dulu
BPKB, KTP dan STNK di tangan kiri dengan rapat karena takut hilang dan
juga karena tepat di depan loket ada sungai yang airnya mengalir deras.
Takutnya KTP anda melayang..jatuh ke sungai. Owalah..tobat!
6.
Masuk di lokasi pembayaran pajak, di gedung utama SAMSAT..situasinya
aman dan nyaman karena ada AC dan kipas angin. Anda langsung disambut
oleh resepsionis cantik yang siap mengisi form yang anda bawa dari loket
terakhir, form pajak. Namun demikian form ini harus anda serahkan
sendiri ke meja pelayanan pajak yang hanya tertulis besar Loket 1 dan
Loket 2. Padahal anda tidak menuju kesana. Apabila anda akan melakukan
registrasi 5 tahunan, maka anda diarahkan menuju loket B. Dan silahkan
anda clingukan disitu karena tidak ada informasi dimana loket B. Tapi
saya akan beritahu supaya anda tidak seperti monyet terkena
ketapel..loket B letaknya di sebelah paling kiri atau selatan. Dan
voila..! Tulisannya kecil sekali. Tidak besar seperti Loket 1 dan 2.
Ckckck..
7. Selebihnya anda akan diarahkan ke kasir. Kasir pun
tertulis kecil di depan meja kasir tersebut. Data sudah diarahkan kesana
tanpa harus anda yang mengantarkan. Jangan khawatir anda duduk saja,
nanti anda akan dipanggil dengan suara lantang oleh petugas. Tapi
apabila anda beruntung, anda akan dipanggil oleh mbak petugas kasir yang
cantik dan memakai kawat gigi dengan memakai loudspeaker. Disana anda
akan membayar pajak sesuai tipe kendaraan. Untuk mioku keluaran 5 tahun
lalu adalah sebesar Rp. 160.000. Jadi total biaya keseluruhan adalah
Rp.260.000. Tapi disini anda hanya mendapatkan kwitansi bukti pembayaran
pajak, yaitu halaman belakang STNK. Anda masih harus menunggu lagi
menuju loket terakhir untuk mendapatkan plat nomor baru dan STNK baru.
Tipsnya (katanya) pakai plat nomor tersebut pada kendaraan anda.
Sebaiknya anda tidak rubah meskipun anda memiliki perusahaan stempel dan
letter. Kadang2 kalau polisi lagi nggak mood, mereka akan tilang plat2
nomor dengan bahan berbeda.
Sori pak Pol..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar